September 28, 2022

Bagi pecinta anime, akan sangat sayang untuk melewatkan serial ini. Kotaro Lives Alone tidak hanya berfokus pada cerita Kotaro tetapi juga pada cerita masyarakat Shimizu, di mana Kotaro menyewa rumah sendirian. Apartemen dua lantai dengan tiga orang bernama Mizuki, Shin Karino dan Pak Tamaru.

Sebelum kedatangan Kotaro, penduduk desa tidak saling mengenal atau saling menyapa. Masing-masing memiliki masalah. Shin Karino digambarkan sebagai pencipta manga yang karirnya belum berkembang dengan baik. Lalu ada Mizuki, yang bekerja di bar dan memiliki hubungan yang beracun dengan pacarnya. Akhirnya, ada Tuan Tamaru. Ia merasa sendiri karena sulit bertemu dengan anak itu. Ia juga sering disebut sebagai gangster karena penampilannya yang nyentrik.

Kehadiran Kotaro di apartemen perlahan mengubah perilaku para penghuni. Meski sebenarnya, Kotaro turut menyimpan hal terkelam dalam hidup. Di era modern, mengenalkan diri kepada tetangga saat pindah sudah jarang ditemukan. Fenomena ini diangkat dalam Kotaro Lives Alone pada episode pertama. Kotaro baru saja pindah ke apartemen Shimizu.


Hal pertama yang ia lakukan usai membereskan barang bawaannya adalah membunyikan bel penghuni lain. Lalu, memberikan sekotak tisu mahal sebagai salam perkenalan. Meski masih anak-anak, Kotaro memberikan gambaran tentang pentingnya bersosialisasi dan beretika terhadap sesama di lingkungan baru. Sebuah tradisi yang mulai tergerus dengan perkembangan zaman.


Sebelum bertemu Kotaro, para penghuni apartemen Shimizu tidak pernah berinteraksi. Faktanya, Shin Karino baru mengetahui bahwa penyewa di kamar sebelah adalah seorang wanita cantik bernama Mizuki setelah Kotaro tiba.

Kehadiran Kotaro membuat suasana apartemen menjadi hidup. Shin Karino yang dikenal malas dan takut mengurus anak, menjadi tertarik. Karino sering menemani aktivitas Kotaro, mulai dari kamar mandi hingga bekerja sebagai satpam antar jemput sekolah. Tidak hanya Karino, Mizuki juga menemani Kotaro piknik di taman saat tidak bekerja. Kisah Kotaro dengan warga lainnya membuat penonton semakin grogi, karena setiap adegan sangat berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari.

Dalam hidup, ada kalanya kita berbicara tanpa berpikir dan berdampak buruk bagi orang lain. Itulah yang dilakukan Shin Karino pada Kotaro. Saat itu, pemandian umum yang sering mereka kunjungi tutup. Akibatnya, Karino dan Kotaro tidak mandi selama dua hari. Bagi Karino itu biasa, tapi tidak untuk Kotaro. Dia merasa orang lain akan membenci atau menjauh karena dia memiliki bau yang tidak sedap. Kotaro selalu menjaga jarak dengan warga lainnya, terutama Karino.

Sampai hari mereka berdua pergi berbelanja. Karino mulai kesal dengan perilaku aneh Kotaro sambil menjaga jarak darinya. Saat Karino bertanya kenapa, ternyata Kotaro belum mandi dan baunya tidak sedap. Karino mengatakan bahwa Kotaro mendramatisir bahwa dia belum mandi selama dua hari. Kata-kata ini membuat Kotaro pulang dan mencoba menyelesaikan masalah dengan mandi di wastafel.

Sepanjang episode, pemirsa dapat melihat kehidupan sehari-hari Kotaro dan warga lainnya. Dari semua warga, tutur kata dan tindakan Kotaro cukup dewasa. Ia bisa memahami kondisi warga lain, bereaksi lebih cepat, dan mengucapkan kata-kata bijak. Penonton akan dibuat terpana dengan sosok Kotaro, seorang yang dewasa dan cerdas untuk anak seusianya.


Kisah Kotaro Lives Alone, bagaimanapun, menggambarkan keadaan psikologis seorang anak tanpa orang tua atau dalam situasi keluarga yang bermasalah. Hidup dalam situasi kurangnya kasih sayang orang tua membuat Kotaro sering menekan perasaannya. Ketika dia jatuh, dia berusaha untuk tidak menangis dan mengobati lukanya dengan banyak plester. Kemandirian dan kedewasaan Kotaro berasal dari anime favoritnya yang berjudul Tonosaman. Dari kartun, dia belajar bagaimana menjadi kuat agar dia disukai orang dewasa dan tidak terlihat lemah.


Tidak ingin mengganggu orang dewasa, Kotaro tiba sendirian di hari pertama sekolah dan menyiapkan makan siang di supermarket. Dia juga selalu memakai pedang mainan di samping celananya untuk perlindungan, yang dia anggap musuh.


Dalam beberapa adegan, penonton bisa melihat kondisi mental Kotaro yang sedang sakit. Dia adalah siluet seorang anak kecil yang tumbuh dewasa sebelum waktunya karena konflik orang tua. Tidak ada interaksi hangat antara orang tua Kotaro dan dia, baik di flashback maupun di akhir episode. Orang tua Kotaro hanya peduli pada uang. Ibu Kotaro mengatur asuransi untuk biaya hidup anak tersebut.


Setiap minggu, uang itu dikirim melalui seorang pengacara dan dirahasiakan darinya. Kotaro hanya tahu bahwa uang yang diberikan berasal dari sumbangan orang-orang baik.

Kisah Kotaro Lives Alone menawarkan pesan dan rasa yang mendalam, banyak kata-kata bijak dari Kotaro yang akan menyentuh hati Anda saat dewasa, dan konfliknya tidak terlalu berat untuk dinikmati di akhir pekan.

Menonton Anime memang hiburan yang menyenangkan. Ada juga hiburan lain yang tidak kalah seru yaitu bermain slot. Permainan slot hanyalah untuk mencari kesenangan jika memang menang itu hanyalah bonus dari keberuntungan. Game slot adalah game yang menghadirkan kebahagiaan dalam keberuntungan, jika terjadi sebuah kemenangan

Leave a Reply

Your email address will not be published.